9 Cara Belajar yang Efektif bagi Mahasiswa Baru

By On Friday, March 15th, 2019 Categories : Perkuliahan

Metode pembelajaran di kampus (mahasiswa) sangat berbeda dengan ketika Anda masih duduk di bangku sekolah. Masalahnya, pembelajaran di kampus adalah pembelajaran untuk orang dewasa, sedangkan di bangku sekolah masih menganut pembelajaran untuk anak-anak. Sehingga cara belajarnya berbeda.

Salah satu faktor yang menentukan Anda bisa segera lulus adalah metode belajar yang Anda terapkan. Belajar di perguruan tinggi itu tidak perlu berlama-lama, tapi bagaimana supaya proses belajar itu bisa lebih efektif.

Ingat, tugas mahasiswa tidak hanya belajar, tapi ada hal lain yang tidak boleh ditinggalkan, yaitu menjalin komunikasi dengan semua orang. Tujuan komunikasi ini adalah untuk pengembangan diri untuk menjadi pribadi yang ulet dan mandiri.

IPK yang tinggi bukanlah satu-satunya jaminan untuk bisa bekerja di perusahaan bonafit. Sekarang sudah banyak orang-orang pandai yang dibuktikan dengan IPK yang tinggi. Namun untuk menemukan pribadi yang ulet, terampil dan mandiri adalah sangatlah sulit. Sehingga biasanya pihak pemberi lapangan pekerjaan lebih memfokuskan pada karakter personal disamping IPK tinggi.

Berikut ini adalah 9 cara belajar yang efektif bagi mahasiswa baru yang dapat Anda ikuti.

1. Pahami Silabus

Setiap awal perkuliahan biasanya dosen menjelaskan mata kuliah yang akan diampu selama satu semester kedepan. Sambil perkenalan dengan mahasiswa, dosen selalu menyampaikan beberapa materi yang harus Anda kuasai yang terangkum dalam Silabus.

Selain materi yang akan diajarkan, Anda perlu mencatat juga daftar referensi yang dipergunakan oleh dosen Anda.

2. Setiap Selesai Perkuliahan, Segera Lakukan Review

Proses perkuliahan pada umumnya disampaiakn lebih cepat dari pada Anda sewaktu masih berada di bangku sekolah. Nah, kalau Anda belum terbiasa pasti akan ketinggalan materi yang disampaikan dosen. Selain agar tidak lupa dengan penjelasan dosen di kampus, segera lakukan review pada mata kuliah yang diberikan dosen Anda tadi agar menjadi paham. Apabila masih ada yang belum Anda ketahui segeralah mencari informasi dengan teman sekelas.

3. Tetap Produktif Walaupun Ada Jam Kosong

Entah ada keperluan apa kadang seorang dosen berhalangan untuk memberikan kuliah. Kalau sudah begini biasanya anak-anak kuliah hanya bersantai-santai saja dengan nongkrong di anak tangga sambil bercanda dengan temannya. Namun ada juga sebagian kecil yang memanfaatkan ke perpustakaan untuk baca-baca buku.

Jika Anda ingin memiliki IPK diatas rata-rata, gunakanlah waktu sefisien mungkin. Meskipun ada jam kosong, jangan sampai Anda tidak mendapatkan ilmu sama sekali. Anda dapat mencarinya ke perpustakaan atau browsing internet.

4. Update Informasi Kampus

Berbeda ketika Anda masih di bangku sekolah, setiap mau UTS, UAS dan aktifitas sekolah yang lain, guru selalu memberikan informasi setiap menjelang aktifitas tersebut.

Lain halnya ketika Anda sudah berada di bangku perkuliahan. Tidak ada informasi-informasi yang sifatnya reminder yang selalu disodorkan ke mahasiswa. Semua informasi itu sudah ada di Kalender Akademik, mulai kapan Anda harus membayar uang kuliah, kapan masa UTS/UAS berlangsung, jadwal remidi dan lain sebagainya.

Selain itu Anda juga sering-sering untuk melihat papan pengumuman yang ada di teras kampus, siapa tahu ada informasi insidental yang harus disampaiakn ke mahasiswa.

5. Jangan Jauhkan Laptop dari Anda

Setiap ke kampus usahakan selalu membawa laptop karena sekarang sudah jamannya paperless. Mulai dari materi kuliah, slide presentasi dosen dan tugas-tugas kuliah sudah menggunakan soft file.

Selain itu, laptop bisa untuk mencari materi kuliah pendukung untuk memperkaya pemahaman Anda.

6. Perbanyak Teman Bergaul

Tidak ada salahnya jika Anda memiliki banyak teman. Selain dapat memberikan kenyamanan, memiliki teman banyak kadang juga dapat menjadi sumber informasi yang kadang tidak Anda duga sebelumnya. Paling tidak ada yang ngasih tahu kalau ada tugas jika Anda berhalangan kuliah.

7. Temukan Mentor yang Pas

Sangat penting untuk berkenalan dengan kakak-kakak kelas Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui kemampuan akademik mereka. Pilihlah satu atau dua dari mereka yang Anda anggap pandai dan mau menularkan ilmunya ke adik kelasnya.

Dapatkan informasi dari mereka sebanyak-banyaknya, terutama tentang soal-soal ujian yang terdahulu, tugas-tugas yang biasanya diberikan ke mahasiswa, karakter dari dosen pengampu, dan lain sebagainya.

8. Berpikir Obyektif

Menilai sebuah permasalahan tidak hanya dari satu sisi saja, itu merupakan bukan berfikir secara obyektif. Mode berpikir semacam ini sudah tidak berlaku lagi perguruan tinggi. Bahkan kalau Anda sudah terjun di masyarakatpun, model berpikir semacam itu terkesan memiliki wawasan yang sempit.

Agar Anda tidak memiliki pemikiran yang sempit, masuklah ke UKM-UKM kampus untuk berinteraksi dengan mahasiswa yang lain agar pola pikir Anda semakin terbuka.

9. Belajar dengan Cerdas

Belajar semalaman ketika mau ujian saja bukanlah cara yang tepat. Selain tidak maksimal, banyak kemungkinan kesehatan tubuh Anda akan terganggu. Oleh karena itu jauilah model belajar semacam itu.

Bagaimanapun juga belajar secara rutin itu lebih baik (meskipun hanya sebentar) dari pada belajar semalam suntuk.

Sudah saatya bagi Anda mahasiswa baru untuk segera beralih ke model pembelajaran orang dewasa. Memang pada awalnya pasti sangat sulit karena harus adaptasi. Tapi seiring dengan waktu pasti akan menjadi nyaman. Semoga dengan mengikuti 9 cara belajar yang efektif bagi mahasiswa ini, Anda bisa segera lulus kuliah.*

9 Cara Belajar yang Efektif bagi Mahasiswa Baru | admin | 4.5
Leave a Reply